Ucapan Idul Fitri Pendok

Program Pengembangan Eksekutif
bagi Dekan-Dekan Fakultas Kedokteran
di Indonesia

Pengembangan kepemimpinan dan kemampuan manajerial untuk dekan dalam situasi yang dinamis

Tahap II (Minggu II)
Periode Juni - Agustus 2014

di www.pendidikankedokteran.net


icon-resumeHasil Pembahasan

Hal-hal yang penting dalam pembahasan tersebut adalah:

  • Kapan menggunakan Proyek, dan kapan disebut Kepanitiaan. Pembahasannya adalah Istilah kepanitiaan sebenarnya merupakan kelompok ad-hoc yang mengerjakan sebuah kegiatan. Panitia dalam menjalankan tugasnya dapat menggunakan pendekatan manajemen proyek agar kinerja kepanitiaannya dapat meningkat dan pekerjaan diselesaikan tepat waktu. Memang kata Proyek masih sering dikonotasikan sebagai sebuah kegiatan yang negatif.
  • Dalam kasus FK Unsri, terlihat ada kebutuhan yang besar untuk Proyek Pengembangan RS baru. Dalam hal ini tidak mungkin disebut sebagai Kepanitiaan. Namun kalau disebut Proyek dapat mempunyai konotasi negatif dan mungkin dianggap hanya fisik. Oleh karena itu mungkin dapat disebut sebagai Program Pengembangan. Dalam hal ini prinsip-prinsip manajemen proyek dapat dipergunakan.
  • Dalam Diskusi juga ada pembahasan mengenai insentif bagi pengelola proyek. Apabila proyek ini memang besar dan membutuhkan waktu dan tenaga yang banyak dari pengelola, maka diperlukan insentif. Namun apabila skala kecil dan untuk pertumbuhan sebuah Bagian atau Unit, mungkin tidak perlu insentif. Ada proyek yang dikelola oleh sukarelawan.
  • Satu hal yang sangat penting dibahas adalah tantangan dalam proses menyusun tim seperti yang diutarakan dari FK Unpad. Memilih Ketua Proyek dan stafnya tidak mudah dan sangat tergantung pada jenis Proyek yang dikembangkan. Pemilihan ini juga merupakan sebuah keahlian dekan yang harus dipunyai. Sangat penting bagi Dekan untuk mempunyai ketrampilan dalam pendelegasian wewenang dan regenerasi kepemimpinan. Kepemimpinan di sini dapat mengarah ke pemimpin struktural ataupun pemimpin keilmuan. Minggu depan presentasi dari FK Unpad akan berfokus pada proses pemilihan personalia.

Secara keseluruhan para peserta semakin memahami program pengembangan dengan menggunakan Webinar. Teknologi komunikasi yang ada semakin dipergunakan untuk proses ini, walaupun masih ada beberapa kendala. Telah dipraktekkan sebuah seminar yang interaktif yang diikuti berbagai FK di Indonesia.

Dalam konteks isi, terlihat bahwa ada pengembangan kemampuan dan sifat Dekan dalam:

  • Memicu perubahan lembaga ke arah yang lebih baik dengan Menginisiasi sebuah Proyek Pengembangan;
  • Kemampuan dalam mendelegasikan wewenang dan menggerakkan komitmen orang lain.

icon-videoArsip Video Hasil Diskusi Minggu II

 
Webinar PPE Dekan Tahap 2 Bagian 1


 
Webinar PPE Dekan Tahap 2 Bagian 2

 

 
Webinar PPE Dekan Tahap 2 Bagian 3 

icon-powerpoint-2Materi

Bagi yang tidak hadir pada tanggal 2 Juli yang lalu, serta bagi yang ingin mempelajari lebih lanjut presentasi-presentasi dan diskusinya, silahkan KLIK DI SINI (Proyek Pengembangan FK , Manajemen Proyek, dan Personalianya.ppt).

icon-abstrackCatatan

Catatan untuk kegiatan mendatang:

  1. FK-FK yang belum mempunyai Proyek Pengembangan mohon agar memberikan informasi mengenai Topik Proyek Pengembangan.
  2. Proyek Pengembangan ini harap disertai dengan Personalianya.
  3. Sampai menjelang Lebaran kita akan terus presentasi. Kegiatan mengenai pelatihan Manajemen Proyek akan dilakukan setelah bulan Puasa.
  4. Pertemuan tatap muka terakhir akan diselenggarakan di Yogyakarta pada akhir bulan Agustus 2014 dengan presentasi proposal Proyek Pengembangan setiap FK.
  5. Minggu depan presentasi dari FK Unpad dan FK Unisula. Mohon menyiapkan Powerpoin sehingga dapat diikuti secara lebih baik oleh seluruh peserta.
  6. FK-FK lain yang belum melakukan presentasi, diharap dapat mendaftarkan sampai sebelum Hari Raya Idhul Fitri.
  7. Mohon agar para peserta menyiapkan tempat telekonferen yang lebih baik. Syukur kalau menggunakan kamera yang terpisah dari computer, dan  dengan lampu yang terang menyinari wajah. Kami menyediakan tim untuk membantu secara teknis agar mutu audio dan video dapat lebih baik lagi.