Perbandingan Tingkat Motivasi Mahasiswa yang Menempuh Kuliah Konvensional dengan Collaborative Learning

Perbandingan Tingkat Motivasi Mahasiswa yang Menempuh Kuliah Konvensional dengan Collaborative Learning

Pembelajaran kolaboratif merupakan metode pembelajaran yang berpusat pada proses belajar siswa. Walaupun banyak teori dan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa perkuliahan interaktif lebih baik dari perkuliahan konvensional, namun faktanya hanya sedikit dosen yang menggunakan metode interaktif dalam proses belajar mengajar. Literatur menyatakan bahwa menggunakan metode konvensional dalam proses belajar mengajar tidak memotivasi siswa untuk belajar lebih banyak sedangkan menggunakan yang lain (perkuliahan interaktif) akan meningkatkan motivasi siswa. Pembelajaran kolaboratif merupakan salah satu metode ceramah interaktif. Berdasarkan fakta – fakta tersebut di atas, peneliti ingin membandingkan motivasi siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode kolaboratif.

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, menggunakan posttest only with control group design. Penelitian ini mengukur motivasi belajar siswa dengan menggunakan Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ). Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester II Universitas Tadulako yang dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Data dianalisis dengan metode uji Mann-Whitney.

Terdapat perbedaan motivasi belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran konvensional dan kolaboratif. Mahasiswa yang mengikuti pembelajaran kolaboratif memiliki motivasi yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang mengikuti perkuliahan konvensional. Selengkapnya:  https://doi.org/10.22146/jpki.25228


Penulis:Herman Herman, Titi Savitri P, Widyandana Widyandana

COMMENTS