Sebuah Kerangka Konsep Baru untuk Academic Health Centers (AHC)

Perubahan untuk AHC sudah menuju kepada hal yang semakin baik. Kerangka konsep yang sekarang digunakan sudah merupakan kerangka konsep yang baik. Sebuah peingkatan dari hasil evaluasi dibutuhkan untuk dapat menjadikan AHC ini semakin baik ke depannya. Sebuah kerangka konsep baru disajikan didalam proses menuju perkembangan AHC yang semakin baik. Kerangka konsep ini meliputi beberapa dimensi: kesehatan, inovasi, komunitas, dan kebijakan. Kemudian aktivitas yang wajib ada pada AHC meliputi pelayanan klinis, penelitian dan pendidikan akan berinteraksi dalam menjalankan setiap kegiatan dan program pada AHC. Walaupun kerangka konsep ini masih belum bisa teruji, dan masih membutuhkan usaha pengembangan dan sumber-sumber literatur pendukung. Namun setidaknya bisa menjadi acuan bagi individual AHC dan pemangku kebijakan terkait dalam menentukan tujuan jangka pendek, menengah dan panjang. Diharapkan akan mampu menjadikan AHC ini semakin baik ke depannya.

Selengkapnya Klik disini

Sikap Mahasiswa Pendidikan Kedokteran Untuk Mendapatkan Kemampuan Kepemimpinan dan Manajemen

Muncul sebuah anggapan bahwa dokter dianjurkan untuk memiliki kemampuan manajemen dan kepemimpinan agar dapat ikut serta dalam menentukan rencana dan pemberian pelayanan pada pasien. Maka, sebuah metode secara kuantitatif digunakan di USA untuk mendapatkan data. Mahasiswa menunjukan adanya sikap positif pada beberapa topik yang menjadi bahasan utama yaitu terhadap topik clinical practice guideline, quality improvement technique, multidisciplinary teamwork. Namun beragam sikap ditunjukan pada bahasan topik managed care, cost containment dan medical error. Penemuan ini sangat penting dan dapat digunakan sebagai acuan dalam penyusunan kurikulum pendidikan kedokteran ke depannya. Mahasiswa sudah menyadari kebutuhan akan kemampuan kepemimpinan dan manajemen. Namun masih perlu sebuah metode untuk menilai bagaimana menyusun kurikulum tersebut dengan efektif dan efektif juga secara biaya.

Selengkapnya klik disini

Efektivitas Self Directed Learning Pada Pendidikan Kedokteran

Profesi kesehatan sangat membutuhkan kemampuan keterampilan yang baik, maka dibutuhkan pengembangan keterampilan secara berkelanjutan untuk menunjang pekerjaan mereka. Self directed learing (SDL) merupakan salah satu pilihan metode belajar yang sangat dianjurkan pada konteks ini. Jika dibandingkan dengan pilihan metode tradisional, SDL dapat meningkatkan kemampuan dasar pengetahuan lebih baik dibandingkan dengan metode tradisional. Selain itu, mungkin lebih efektif untuk pengetahuan dasar keterampilan dan perilaku.

SDL merupakan sebuah proses individu dengan kemauan dengan atau tanpa bantuan orang lain dalam menentukan kebutuhan belajar, menyusun tujuan, mengidentifikasi kebutuhan bahan untuk belajar, memilih dan menerapkan strategi belajar yang baik dan mengevaluasi hasil belajar. Bagi pemberi pelajaran pada SDL bukan merupakan seorang yang aktif memberikan sumber namun hanya berperan sebagai fasilitator. Beberapa SDL juga dikenal sebagai Problem Based Learning (PBL), Active Learning Exercise. Jenis active learning exercise seperti diskusi kelas, learning cells, dan active minute paper techniques.

Selengkapnya silakan simak di sini