Pengaruh Penilaian Sebaya terhadap Kerja Tim dan Kemampuan Penilaian Diri dalam Kerja Kelompok Kolaboratif

Pada 22 April 2019 lalu  dilaksanakan kegiatan belajar bersama dengan pendampingan dosen oleh mahasiswa Program Magister Ilmu Kedokteran dan Kesehatan FK - KMK UGM dalam bentuk diskusi Critical Appraisal (CA) sebuah artikel jurnal yang dipublikasikan oleh Assessment & Evaluation in Higher Education berjudul “ The Effects of Peer Judgements on Teamwork and Self - Assessment Ability in Collaborative Group Work”. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin di Ruang Kuliah S2 Gedung Radioputro Lt. 6 kali ini mengangkat isu penting bahwa kesuksesan dan kegagalan suatu kolaborasi kelompok adalah efek dari intervensi umpan balik dari teman kerja (peer). Penelitian dalam jurnal tersebut dilakukan dalam upaya menggali umpan balik dari teman kerja untuk meningkatkan perilaku, kemampuan penilaian diri sendiri dan dalam teamwork-nya. Metode yang digunakan adalah desain penelitian retrospektif dengan analisis  data rating mahasiswa dan data umpan balik dari 98 mahasiswa program bisnis pada 2 unit undergraduatestudents dan 1 unit postgraduatestudent pada sebuah universitas di Australia selama 2 trisemester (2014 dan 2015).

Critical Appraisal: Mengajarkan Keterampilan Komunikasi Spiritual – Religi Mahasiswa Kedokteran Melalui Metode Osce

Structure Clinical Examination (OSCE) telah diterapkan selama 30 tahun di pendidikan kedokteran. Metode pembelajaran ini dapat menilai kemampuan pembelajar pada setting klinis, terutama aspek interpersonal dan komunikasi berdasarkan suatu masalah pemicu/scenario kasus. Pada kegiatan belajar bersama Critical Appraisal (CA) kali ini yang dilakukan oleh mahasiswa Program Magister Ilmu Pendidikan Kedokteran Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM Angkatan 2017 dan 2018 pada 15 April 2019 di Gd. Radioputro Lt. 6 FK-KMK UGM, mendiskusikan topik dalam jurnal yang dipublikasikan oleh Academic Medicine dengan judul “Using a Teaching OSCE to Prompt Learners to Engage with Patients who Talk About Religion and/or Spirituality.

Pendidikan Medis Berbasis Komunitas dari Perspektif Mahasiswa Gezira

Jurnal ini diterbitkan di Journal of Medical Education, Vol. 17 No. 4 (2018). Pendidikan berbasis masyarakat (CBE) adalah sarana untuk mencapai relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat. Pelatihan Lapangan Terpadu, Penelitian dan Pengembangan Pedesaan Program (IFTRRD) adalah kursus yang dirancang untuk mencapai CBE di Fakultas Kedokteran, Universitas Gezira sejak didirikan pada 1978.

Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari CBE dari perspektif mahasiswa kedokteran Gezira mengenai kursus IFTRRD. Dalam studi cross-sectional ini, 244 mahasiswa kedokteran di Universitas Gezira yang aktif berkuliah pada 2016 - 2017. Sebagian besar peserta sepakat bahwa keterampilan kerja tim dan kepemimpinan mereka telah meningkat (masing-masing 82% dan 78,3%). Selain itu, 96% siswa setuju bahwa tinggal di pedesaan membantu mereka terlibat dengan masyarakat. Sekitar 91% mengidentifikasi masalah kesehatan dan terkait kesehatan di desa dan 50% di antaranya melakukan intervensi. Sekitar 45,9% mencapai 75% dari filosofi akuntabilitas sosial.

Critical Appraisal: Impact of the First Interprofessional Education Undergraduate Program in Spain

images Critical appraisal merupakan metode pembelajaran dalam bentuk diskusi rutin mahasiswa program Magister Ilmu Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan UGM dalam rangka meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa. Kali ini critical appraisal membahas artikel dari Journal of Interprofessional Care. Critical appraisal ini diselenggarakan pada 1 April 2019 di ruang kuliah lantai 6, Gedung Radioputro, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK - KMK) UGM, dengan judul “Impact of the First Interprofessional Education Undergraduate Program in Spain”. Artikel ini dipublikasikan secara online pada 21 Desember 2017.

Tema pada artikel ini menarik untuk dibahas karena mengupas materi Inter-professional Education (IPE), yang merupakan kasus yang hangat saat ini. Kajian ini disusun oleh enam orang peneliti dari bidang medicine, nursing, dan social science. Hasil dari critical appraisal kali ini antara lain masih perlunya perhatian dalam penulisan artikel di bagian abstrak, karena kurang begitu jelas dan terlalu naratif, tidak adanya informasi terkait metode maupun sampel yang digunakan dalam penelitian. Lebih lanjut, kata kuncinya juga kurang relevan, misalnya survey, kuesioner, Spain (karena terlalu konteks lokasi).

Ringkasan Critical Appraisal: Emphaty training in medical students – a randomized controlled trial

IMG 20190329 WA0025 1Mahasiswa S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK - KMK) UGM menyelenggarakan critical appraisal pada jurnal mengenai pelatihan empati di lingkungan mahasiswa kedokteran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang mendapatkan intervensi (pelatihan) mengalami peningkatan level empati yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol, akan tetapi tidak ada perbedaan yang signifikan pada hasil self assessment antara kedua kelompok tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keterampilan empati mahasiswa kedokteran dapat ditingkatkan dengan pelatihan yang spesifik. Pembelajaran tentang empati yang didukung oleh pelatihan keterampilan komunikasi yang berfokus pada empati dapat meningkatkan keterampilan empati mahasiswa kedokteran. Keunggulan penelitian ini adalah dilakukannya pelatihan bagi pasien terstandar untuk meningkatkan reliabilitas antar rater (penilai).