Understanding accreditation standards in general practice – a qualitative study

Akreditasi adalah alat yang diadopsi secara luas untuk pengendalian kualitas dan peningkatan kualitas dalam perawatan kesehatan, yang semakin banyak digunakan untuk praktik umum. Namun, ada kurangnya pengetahuan tentang bagaimana akreditasi diterima dan dialami oleh para profesional kesehatan dalam praktik umum. Studi ini mengeksplorasi bagaimana dokter umum (GP) dan staf mereka mengalami kelengkapan standar akreditasi dan bagaimana mereka bekerja untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang standar. Studi ini dilakukan di Denmark di mana akreditasi wajib dalam praktik umum dari 2016 hingga 2018.

Selengkapnya

Disentangling Residents' Engagement With Communities Of Clinical Practice In The Workplace

Memaksimalkan potensi tempat kerja sebagai lingkungan belajar memerlukan pemahaman akan kompleksitas interaksi para anggotanya. Meskipun beberapa artikel telah mengeksplorasi bagaimana penghuni terlibat dengan pengawas, perawat dan apoteker secara individual, ada sedikit penelitian tentang bagaimana penghuni masuk dan terlibat dengan komunitas yang lebih luas dari praktik klinis (CoCP).

Untuk tujuan ini, kami merancang studi teori ground konstruktivis yang terjadi di Universidad Javeriana di Bogotá, Kolombia. Kami melakukan wawancara semi-terstruktur dengan 13 penduduk dari berbagai tingkat pelatihan dan disiplin ilmu selama minggu-minggu pertama rotasi baru mereka. Selama wawancara, kami menggunakan teknik Pictor sebagai alat bantu visual untuk mengumpulkan data. Menggunakan pengumpulan dan analisis data iteratif, metode perbandingan konstan dan pengambilan sampel teoretis, kami menyusun hasil akhir.

Need for ensuring cultural competence in medical programmes of European universities

Eropa menjadi lebih kaya latar belakang sosial dan budayanya sebagai akibat dari meningkatnya migrasi, tetapi para dokter umumnya tidak siap.

Program pendidikan kedokteran dan guru belum berkembang seiring dengan perkembangan populasi.

Kurikulum dan guru yang kompeten secara budaya diperlukan, untuk memastikan kompetensi budaya diantara dokter dan untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam kesehatan antara berbagai kelompok etnis.

Tujuan dari studi yang dibiayai oleh Uni Eropa ini adalah untuk memberikan gambaran tentang peran kompetensi budaya dalam program pendidikan kedokteran Eropa.

Selengkapnya