• sCHOLARSHIPS AVAILABLE
  • diskon 75
  • diskon 50

Uji Kualitatif Penerapan Self Regulated Learning Pada Mahasiswa Kedokteran

Self Regulated Learning (SRL) dalam pembelajaran merupakan keterampilan yang penting untuk dikembangkan pada mahasiswa kedokteran. Konsep ini pertama kali dikenalkan pada teori Script Corcodance Test (SCT) dari Bandura, Zimmermann & Pons, Pintrich. Dengan Self - Regulated Learning, pelajar secara personal akan mengatur proses pembelajarannya sendiri, sehingga akan belajar lebih efektif. Berbagai penelitian empiris telah menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara keberhasilan akademik dengan penggunaan keterampilan SRL dan pemahaman dari praktek SRL. Metode pengajaran seperti Problem Based Learning (PBL) membantu untuk melakukan Self Regulated Learning. Namun masih banyak ditemukan bahwa penerapan SRL ini masih kurang efektif dilakukan oleh mahasiswa kedokteran.

Pada kesempatan belajar bersama dengan pendampingan dosen (Critical Appraisal) oleh mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan FK - KMK UGM pada 20 Mei 2019 di Ruang Kuliah Gd. Radioputro Lt. 6 FK-KMK UGM, dilakukan diskusi pada salah satu jurnal open source yang diterbitkan oleh Medical Education Online berjudul “Factors Affecting Self-regulated Learning in Medical Students: a Qualitative Study.” Penelitian yang dilakukan dalam jurnal tersebut bertujuan untuk meneliti factor - faktor apa saja yang berpengaruh pada kemampuan SRL mahasiswa dengan qualitative study.

Metode yang digunakan adalah analisa kualitatif dengan konten analisis yang dilakukan pada mahasiswa kedokteran Isfahan University of Medical Science, Isfahan, Iran tahun ke - 4, 5 dan 6 melalui pengumpulan data indepth interview. Sedangkan Critical Appraisal dari jurnal tersebut menggunakan Joanna Briggs Institute Critical Appraisal Tools dengan 13 pertanyaan disertai jawaban berdasarkan penilaian presenter.

Hasil penelitian dalam jurnal tersebut menyebutkan ditemukan 5 karakter utama yang berpengaruh pada kemampuan SRL mahasiswa, yaitu: family, peers, instructor’s characteristics, educational environment dan student (self). Saran untuk penelitian selanjutnya untuk menggali 2 faktor yang berpengaruh dalam implikasi SRL, yaitu faktor intrinsik (diri sendiri) dan ekstrinsik (family, dll) dengan memperhatikan latar belakang penelitian. Perlunya kehati - hatian dalam penerapan hasil penelitian di lokasi yang berbeda, sehingga harus diadaptasi mana yang bisa diadopsi. Secara keseluruhan, penilaian jurnal ini adalah include, dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian, akan tetapi membutuhkan penjelasan lebih lanjut tentang beberapa pertanyaan yang masih unclear, apakah memang tidak dijelaskan di jurnal atau tidak dilakukan.

Selengkapnya >