Integrasi Rencana Kompensasi Fakultas Berbasis Akademik serta Kinerja Klinis: Sistem dan Dampaknya Pada Departemen Anestesiologi

Waktu yang memadai untuk kegiatan non-klinis seperti mengajar dan penelitian sering dibatasi oleh kewajiban dalam pelayanan klinis. Kewajiban ini mengurangi peluang dokter klinisi yang bekerja pada bagian akademik dalam hal pengembangan profesional dan prestasi akademik.

Kebutuhan pelayanan klinis saat ini seharusnya tidak menggantikan tanggung jawab untuk melatih generasi dokter berikutnya, dan termasuk pelatihan dan bimbingan penelitian. Artikel ini membahas skema kompensasi fakultas berbasis produktivitas yang dapat meningkatkan produktivitas klinis dan akademik.

Baca Selengkapnya >


Menjadi Pendidik Ilmu Medis: Motivasi, Sosialisasi dan Navigasi

Meskipun ada kekhawatiran yang meningkat tentang kekurangan pendidik medis di masa depan, hanya sedikit penelitian yang diterbitkan mengenai pilihan karir dalam pendidikan kedokteran. Pendidik medis pada semua tingkatan, baik dari latar belakang medis dan non-medis, sangat penting untuk pelatihan mahasiswa kedokteran, dokter muda dan dalam pengembangan profesional berkelanjutan. Kami mengeksplorasi motivasi dan pengalaman para dokter muda di Australia yang mempertimbangkan untuk berkarir di pendidikan dan sedang melakukan pendidikan di Medical Education Registrar (MER)

SELENKAPNYA 


Mengapa Kita Perlu Lebih Banyak Dokter Akademisi


-- Oleh Angira Patel, MD, MPH dan Kelly Michelson, MD, MPH --


Banyak siswa akan memilih keluar dari kedokteran akademik.

Akhir pekan ini ribuan siswa sekolah menengah akan berkumpul di Boston untuk National Academy of Future Physicians and Medical Scientists. Selama Kongres tiga hari , para delegasi terpilih akan menghadiri seminar dari para pemikir terkemuka di negara ini dalam sains dan kedokteran. Tujuannya untuk membujuk “dokter masa depan” menjadi dokter dan ilmuwan medis. Dorongan itu dirasa intens dan perlu.

Sekitar 18.000 mahasiswa kedokteran akan mengambil sumpah Hipokrates selama musim kelulusan tahun ini. Ketika dokter yang baru diindoktrinasi ini memetakan langkah selanjutnya, mayoritas akan memilih keluar dari akademis, menciptakan krisis potensial dalam kedokteran dan inovasi kesehatan.

Meskipun 45 persen lulusan mahasiswa kedokteran ingin bekerja di lingkungan akademik, hanya sekitar 16 persen yang akan melakukannya. Dari mereka yang bekerja dalam lingkungan akademik, 38 persen akan meninggalkan dunia akademis dalam periode 10 tahun.