Meningkatkan Cakupan Pekerja Informal dalam Jaminan Kesehatan di Negara Berpenghasilan Rendah dan Sedang

Category: Pengantar Mingguan Hits: 3543

Data nasional tahun 2017 menunjukkan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia berkisar 70% yang 11,4% diantaranya adalah peserta PBPU. Dari jumlah tersebut, masih 50% dari target 80%-95% yang aktif membayar iuran. Masih rendahnya cakupan peserta dan kolektibilitas iuran dari pekerja bukan penerima upah (PBPU) / pekerja sektor informal berpotensi memperbesar miss match neraca keuangan BPJS Kesehatan ke depannya. Bagaimana meningkatkan cakupan kepesertaan sektor informal? USAID’s Health Finance and Governance (HFG) akan menyeleggarakan webinar yang mengusung topik “Expanding Health Coverage for Informal Workers in Low- and Middle-Income Countries” dengan menghadirkan panelis dari HFG, International Labor Organization, dan Oxfam. Webinar akan diselenggarakan pada Rabu, 5 April 2017 (9:00 am New York, GMT-04:00 atau 20.00 Wib, GMT+07.00). Bapak/ Ibu/ Sdr dapat mengikuti webinar dengan mengakses link berikut menjelang waktu yang telah ditentukan:

Klik disini untuk mengikuti webinar

Untuk mendukung sesi diskusi nantinya, Bapak/ Ibu/ Sdr dapat mengakses arsip diskusi dari Community of Practice (CoP) Pembiayaan Kesehatan dan JKN berikut :

  1. Forum Tingkat Tinggi Pembelajaran Antar Negara untuk Perluasan Cakupan Sektor Informal Menuju Jaminan Kesehatan NasionalForum Tingkat Tinggi Pembelajaran Antar Negara untuk Perluasan Cakupan Sektor Informal Menuju Jaminan Kesehatan Nasional
  2. Panel 3 InaHEA : Social Behavior of Participant in Health InsurancePanel 3 InaHEA : Social Behavior of Participant in Health Insurance
  3. Diskusi Community of Practice: Bagaimana Meningkatkan Keikutsertaan Pekerja Informal Terhadap JKN?Diskusi Community of Practice: Bagaimana Meningkatkan Keikutsertaan Pekerja Informal Terhadap JKN?